Transaksi Naik Signifikan, Investor Mulai Minati Produk ETF

Ipotnews – Investor terlihat mulai berminat untuk bertransaksi di produk Exchange Traded Fund (ETF). Hal tersebut terlihat dari total nilai transaksi produk ETF yang meningkat di sepanjang kuartal ketiga 2012 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data statistik PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kuartal ketiga 2012 total nilai transaksi ETF meningkat signifikan 147,6% menjadi Rp2,55 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,03 miliar. Salah satu yang mendorong pertumbuhan transaksi ETF adalah kehadiran produk baru.

Peningkatan jumlah nilai transaksi ETF tersebut diikuti dengan peningkatan jumlah perusahaan yang berpartisipasi meningkat menjadi 23 perusahaan atau bertambah 13 perusahaan efek dari periode yang sama 2011.

Lima besar perusahaan efek yang paling tinggi melakukan transaksi ETF adalah PT Indo Premier Securities sebesar Rp10,53 miliar, PT Mandiri Sekuritas sebesar Rp1,16 miliar, PT Danareksa Sekuritas Rp595 juta, PT Nusantara Capital Securities sebesar Rp351 juta, dan PT Ciptadana Securities sebesar Rp351,3 juta.

Sebelumnya, Direktur Pengembangan BEI, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan ETF merupakan salah satu produk alternatif yang cukup menarik ditransaksikan dalam kondisi pasar saham yang dapat berubah dengan cepat. Produk ETF dengan aset dasar (underlying aset) saham-saham yang ditransaksikan di Bursa Efek Indonesia saat ini banyak dibuat oleh fund manager asing dan cukup atraktif ditransaksikan di bursa-bursa utama dunia, seperti di bursa saham Amerika Serikat.

Direktur Utama Indo Premier Investment Management, John D Item, mengatakan investor institusi dan ritel menilai dalam menggunakan ETF dapat mengurangi risiko fluktuasi saham individual karena ETF telah terdiversifikasi dengan optimal. Selain itu, perdagangan saham yang cederung fluktuatif membuat investor sulit mengambil posisi dalam menentukan portofolio investasi.

“Dalam situasi seperti ini, produk ETF dapat menjadi solusi bagi investor untuk berinvestasi secara pendek dan jangka panjang,” tambah John.(Rheza)

Nama Broker Nilai (Rupiah) Volume (unit)
Indo Premier Securities 10,533,516,500 15,120,500
Mandiri Sekuritas 1,160,641,000 1,687,500
Danareksa Sekuritas 595,253,500 883,000
NC Securities 351,508,000 500,000
Ciptadana Securities 351,300,000 500,000
Batavia Prosperindo Sekuritas 209,670,000 315,000
Kim Eng Securities 136,831,000 197,000
eTrading Securities 101,298,500 145,500
Sinarmas Sekuritas 38,604,500 54,500
CIMB Securities Indonesia 37,662,000 54,000
Sumber : PT Bursa Efek Indonesia

LINK