The Fed: “Jurang Fiskal” Jadi Ancaman Terbesar bagi Pemulihan Amerika

Ipotnews – Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat Ben Bernanke meningkatkan peringatannya terkait “jurang fiskal”, dengan mengatakan kenaikan pajak dan pemangkasan belanja “menimbulkan ancaman besar” untuk pemulihan ekonomi negara itu.

Dengan macetnya perundingan “fiscal cliff” dan pemotongan defisit anggaran antara Gedung Putih dan Kongres, Bernanke mengatakan meningkatnya pemangkasan pengeluaran pemerintah federal sudah menekan pertumbuhan ekonomi.

“Kongres dan pemerintah harus melindungi perekonomian dari beban penuh pengetatan fiskal yang parah pada awal tahun depan yang dibangun dalam undang-undang saat ini, atau yang disebut jurang fiskal,” ucap Gubernur Federal Reserve itu dalam sebuah pidato di New York, seperti diberitakan AFP, Rabu (21/11).

“Realisasi dari semua kenaikan pajak dan pemotongan belanja otomatis yang membentuk jurang fiskal, akan menimbulkan ancaman besar bagi pemulihan ekonomi,” jelas Bernanke.

“Bahkan, berdasarkan perhitungan Komisi Anggaran Kongres dan banyak pengamat, kejutan fiskal sebesar itu akan mendorong perekonomian kembali jatuh ke jurang resesi.”

Bernanke mengatakan The Fed sudah melihat pertumbuhan yang lambat sangat mengecewakan, didorong krisis utang zona euro, penciptaan lapangan kerja yang lambat dan keengganan perbankan melonggarkan standar pengucuran kredit, yang disebut bakal menahan pemulihan di sektor perumahan.

Dia mengatakan penghapusan program stimulus secara bertahap dan kebijakan lain yang didesain untuk mengeluarkan Amerika Serikat dari resesi, serta peningkatan upaya guna menekan defisit anggaran federal dengan cepat kini mulai menahan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).

“Bahkan, berdasarkan hampir semua skenario yang masuk akal, tahun depan hambatan dari kebijakan fiskal federal terhadap pertumbuhan PDB akan lebih besar ketimbang dampak positif pertumbuhan dari ekspansi fiskal di tingkat negara bagian dan lokal,” tutur Bernanke.

LINK