Waspada…BlackBerry Bisa Bahayakan Kesehatan, Apalagi untuk Kulit Sensitif

Ipotnews – BlackBerry dan iPhone merupakan pemain utama di pasar “ponsel pintar”, dengan jutaan pengguna, yang tersebar di seluruh dunia.

Namun, begitu dikaitkan dengan masalah kesehatan, iPhone muncul sebagai pemenangnya, mengalahkan BlackBerry. Hal itu didasarkan penelitian beberapa ilmuwan terhadap sejumlah merek smartphone populer, apakah mengandung bahan yang biasanya memicu alergi—kobalt dan nikel—dan ternyata logam tersebut tak ditemukan pada iPhone, perangkat canggih produksi Apple Inc.

Para peneliti itu, seperti dilansir laman Dailymail, Jumat (9/11), mengatakan sepertiga BlackBerry ternyata mengandung nikel, yang bisa memicu terjadinya ruam bagi pengguna berkulit sensitif. Untuk menyimpulkannya, para ilmuwan meneliti tombol, keypad, speaker, kamera dan panel logam ponsel tersebut.

“Kedua logam itu (nikel dan kobalt) bisa menyebabkan reaksi alergi seperti kulit kering, gatal-gatal di sekitar tulang pipi, rahang dan telinga,” ucap Dr Tania Mucci, yang memperkenalkan peneltian tersebut di ajang pertemuan tahunan American College of Allergy, Asthma and Immunology.

Nikel merupakan logam berwarna putih keperakan yang digunakan dalam bahan campuran karena resisten terhadap karat.

Bahan campuran tersebut juga digunakan sejumlah perangkat, seperti gagang pintu, gunting dan perhiasan, bahkan muncul secara alami di beberapa makanan, seperti kacang merah.

“Pasien yang alergi terhadap nikel dan kobalt harus mempertimbangkan untuk membeli iPhone guna mengurangi reaksi alergi,” papar Dr Luz Fonacier. “Pengguna BlackBerry yang memiliki alergi harus menghindari bicara dan ber-SMS berlama-lama, dan menghindari penggunaan jika merasakan gejalanya.”

Kaum perempuan lebih berisiko mengalami infeksi kulit dari ponsel, karena mereka cenderung lebih sensitif terhadap logam.

Asosiasi Dermatologis Inggris menyarankan bagi siapapun yang merasakan ruam di wajah akibat penggunaan ponsel sebaiknya segera mendatangi dokter untuk diperiksa. “Dalam kasus dermatitis akibat penggunaan ponsel, ruam biasanya terjadi di pipi atau telinga,” tutur asosiasi itu.

Sementara itu juru bicara Research in Motion, yang memproduksi BlackBerry mengatakan reaksi alergi terhadap nikel bukan dari ponselnya. “Kami menguji ponsel kami berdasarkan protokol EN 1811 Uni Eropa, dan tak ditemukan paparan nikel di bagian eksterior smartphone BlackBerry.”

LINK