Inilah 12 Saham Alternatif Jelang IHSG Libur Panjang

Ipotnews – Beberapa data perekonomian dunia yang akan dirilis dalam sepekan ke depan akan mempengaruhi pergerakan bursa saham global, khususnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Apabila pergerakan bursa saham global positif maka IHSG dimungkinkan bisa kembali mendarat di area hijau meskipun hanya naik tipis.

Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada, mengatakan selain dipengaruhi oleh rilis data perekonomian global, investor juga akan menanti kejelasan dari dana talangan (bailout) terhadap Yunani. Pada hari ini diperkirakan akan diadakan pertemuan Euro Group yang hasilnya akan ditunggu oleh pelaku pasar.

“Selain itu pelaku pasar juga menanti langkah kongkrit dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk mengatasi jurang fiskal disana. Diperkirakan pada pekan ini, IHSG akan berada di rentang support 4.250 poin-4.297 poin dan resisten di 4.362 poin-4.385 poin,” ujar Reza, seperti dikutip dalam riset mingguannya, Senin (12/11).

Reza menambahkan, waktu perdagangan IHSG sendiri akan lebih pendek dibandingkan dengan bursa saham global lainnya dimana masyarakat akan menghadapi libur Tahun Baru Hijriyah 1434H dan cuti bersama sehingga diperkirakan seperti biasanya aktivitas transaksi akan mulai berkurang. Terlepas dari itu semua, secara teknikal pergerakan IHSG diperkirakan masih akan flat kecuali jika semua sentimen berubah arah menjadi positif.

Adapun beberapa data-data ekonomi yang akan dirilis antara lain, dari AS ada data NFIB Small Business Optimism, Redbook, indeks Economic Optimism, Retail Sales bulanan, dan Business Inventories bulanan. Sedangkan dari Eropa ada data ekonomi Non-Farm Payrolls kuartalan, CPI bulanan, GDP kuartalan Perancis, CPI bulanan Spanyol, CPI bulanan dan tahunan, Claimant Count Change, Unemployment Rate, Retail Sales tahunan dan bulanan Inggris, ZEW Economic Sentiment, GDP kuartalan dan tahunan Jerman, Industrial Production bulanan, GDP kuartalan dan CPI tahunan zona Euro, GDP kuartalan dan tahunan Italia.

Sedangkan dari kawasan Asia pasifik, beberapa data yang akan dirilis adalah GDP dan Industrial Production bulanan Jepang, Industrial Production tahunan India, NAB Business Confidence Australia, Unemployment Rate dan Trade Balance di Korea Selatan. Reza sendiri merekomendasikan 12 saham untuk dicermati investor dalam sepekan ke depan.

Enam saham pertama adalah saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Gading Development Tbk (GAMA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan saham PT Harum Energy Tbk (HRUM). Sedangkan sisanya adalah saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Modern Internasional Tbk (MDRN) dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).

LINK