[EXCLUSIVE] 10 Anggota DPR Peminta Jatah, Tapi Anak Buahnya Banyak: Dahlan

Ipotnews – Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan akhirnya membuka jumlah anggota DPR yang meminta jatah kepada perusahaan BUMN. Jika sebelumnya beredar pesan singkat (SMS) yang memuat 18 inisial anggota DPR peminta jatah, Dahlan hanya menyebut 10 orang.

Menurut Dahlan, ia hanya membuka jumlah anggota DPR yang memeras perusahaan karena memang dirinya sudah memegang nama-nama yang bersangkutan, di sisi lain sudah beredar SMS gelap yang berisikan inisial anggota DPR yang meminta jatah kepada perusahana BUMN.

“Tidak sampai 15 orang, sekitar 10 orang,” ujar Dahlan usai Rapim di PT Perusahaan Nasional Madani (PNM), Jakarta, Selasa (30/10). Namun, Dahlan mengungkapkan, 10 orang tersebut memiliki bawahan-bawahan yang banyak dan mengatasnamakan anggota DPR untuk meminta jatah kepada perusahaan BUMN. “Mengatasnamakan nama lain,” ujar Dahlan.

Dahlan mengaku bersedia menghadap dan memberikan keterangan resmi kepada Anggota DPR jika memang diminta oleh Anggota DPR. “Kalau diminta secara resmi oleh DPR (saya bersedia),” ujar Dahlan.

Sebelumnya, Dahlan sempat membantah soal SMS tersebut. “Ya inisial datang dari mana saja. Saya tidak tahu,” ujar Dahlan, juga di Rapim di Kantor PNM.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi, mengungkapkan terkait SMS gelap tersebut, anggota DPR langsung menelepon dirinya, seperti Wakil Ketua Komisi VI dari Fraksi PDI-P, Arya Bima, untuk mempertanyakan kebenaran SMS itu apakah benar dari Kementerian BUMN atau tidak.

“Anggota DPR langsung kaget dan syok. Kita ini lagi pada heboh. Teman-teman DPR lagi heboh. Beneran tidak isi SMS itu dari Humas Kementerian BUMN,” ungkap Faisal sambil meniru pembicaraan dengan Arya Bima.

Menanggapi hal itu, Faisal mengatakan bahwa isi SMS tersebut bukan berasal dari Humas Kementerian BUMN dan pihaknya akan mengklarifikasi agar situasi tidak makin panas. “Ya tidaklah, mana ada, kita tidak pernah mengeluarkan isi SMS itu,” ujar Faisal.

Berikut isi SMS yang diterima oleh Ipotnews.com dari nomor 081284151xxx yang berisi daftar inisial nama sejumlah politisi DPR yang diduga meminta upeti kepada BUMN.
AK, IM, SN, NW, BS (Golkar)
PM, EV, CK (PDIP)
AR, IR, SUR ( PKS)
FA (Hanura)
ALM, NAS, (PAN)
JA, SG, MJ (PD)
MUZ (Gerindra)

LINK