Taipan Hong Kong Tawarkan Rp620 Miliar untuk Pria yang Berhasil Nikahi Putrinya

Ipotnews – Sebagai seorang miliarder “playboy” yang mengaku sudah meniduri sepuluh ribu perempuan, seksualitas Cecil Chao tentu tak perlu diragukan lagi.

Namun, pengusaha properti dan perkapalan itu dipusingkan dengan ulah anak gadisnya, yang dia nilai mengalami penyimpangan. Karena itu, kini Chao berupaya mendikte kehidupan seksual anak-anaknya pula.

Taipan berusia 76 tahun itu, seperti dilansir laman Dailymail, Kamis (27/9), menawarkan uang tunai 40 juta poundsterling atau sekitar Rp620 miliar sebagai “hadiah perkawinan”, kepada pria, siapa saja, yang berhasil menaklukkan hati sang putri, seorang lesbi, dan menjadikannya sebagai perempuan yang menyukai lawan jenis.

Dia mengumumkan hadiah tersebut setelah putrinya, Gigi Chao, 33 tahun, menikah dengan pasangan sesama jenisnya di Prancis.

Tak sepaham dengan pandangan pasangan sesama jenis, Chao pun menjanjikan hadiah miliaran untuk “pangeran” yang berhasil membawa putrinya, alumnus University of Manchester, ke altar pernikahan.

Nama Chao makin mencuat setelah memberikan “laporan palsu” terkait pernikahan sesama jenis putrinya, dan menegaskan bahwa dia masih single.

“Saya tidak keberatan apakah dia (pria) kaya atau miskin, yang penting dia murah hati dan pria baik-baik,” tutur Chao mengenai suami ideal untuk putrinya.

“Gigi adalah perempuan yang sangat baik, dengan bakat dan penampilan luar biasa. Dia patuh pada orangtuanya, murah hati dan kerap melakukan pekerjaan sosial,” ujar Chao kepada South China Morning Post. Sementara itu, pernikahan sesama jenis tidak diakui di Hong Kong.

Berdasarkan laporan media setempat, hubungan Chao dan putrinya memanas pekan lalu, ketika mengumumkan di sebuah acara di Beijing, bahwa dia telah menikah dengan kekasihnya, Sean Eav, lima bulan lalu. Menurut laporan, Chao belum pernah menikah. Gigi merupakan anak tertua dari tiga anak dengan tiga ibu berbeda.

Selain uang tunai, Chao juga menawarkan calon menantunya itu sebuah perusahaan yang dijalankan dan dimiliki sendiri. “Hadiah uang itu sebagai pancingan untuk menarik seseorang yang sebenarnya memiliki bakat, tetapi tidak punya modal, guna memulai bisnis sendiri,” tutur Chao.

Menurut BBC, Gigi mengaku sudah mengetahui rencana ayahnya, dan tidak akan terlalu ambil pusing sampai pelamar potensial itu ditemukan.

Gigi lulus dari University of Manchester pada 1999 dengan gelar di bidang arsitektur. Dia terus menimba ilmu dan mendapat tempaan dari arsitek terkenal Inggris, Sir Terry Farrell, selama dua tahun.

LINK