Retail Sales Dorong Laju Bursa Saham Wall Street

Ipotnews – Bursa saham AS ditutup naik pada akhir perdagangan Senin (15/10) semalam. Indeks S&P 500 rebound setelah melemah paling tajam secara mingguan dalam 4 bulan terakhir pada pekan lalu. Penjualan ritel AS jauh di atas estimasi.

Harga saham Citigroup naik 5,5 persen, paling kuat sejak Maret. Kinerja keuangan Citigroup ditopang kenaikan pendapatan penjualan surat utang. Texas Instruments Inc naik 3,5 persen menyusul kabar yang beredar Amazon.com Inc mengincar saham perusahaan pembuat chipt ponsel tersebut. Apple Inc naik 0,8 persen setelah pada sesi pagi sempat jatuh 0,9 persen.

Indeks S&P 500 menguat 0,8 persen ke posisi 1.440,13 poin. Dow Jones Industrial Average naik 95,38 poin atau menguat 0,7 persen ke posisi 13.424,23 poin.

Analis Palisade Capital Management LLC Dan Veru menilai laporan data penjualan ritel terlihat hanya tertekan sedikit dan lebih baik dari ekspektasi. Menurut dia pertanyaan besarnya adalah ekspektasi tentang laporan kinerja emiten mendatang yang turun.

Bursa saham AS bergerak positif seiring rilis data Departemen Perdagangan yang menyatakan penjualan ritel naik 1,1 persen (September) versus data serupa yang turun 1,2 persen (Agustus). Data pelemahan ritel sales per Agustus adalah terlemah sejak Oktober 2010. Sedangkan menurut konsensus data penjualan ritel AS diperkirakan hanya naik 0,8 persen.

Rilis data lainnya menyatakan sektor manufaktur New York selama Oktober mengalami kontraksi. KOntraksi tersebut berarti melemah dalam 3 bulan terakhir. Penurunan tersebut disebabkan oleh data shipment dan employment yang turun.

Sesuai jadwal 84 emiten yang terhimpun dalam S&P 500 pada pekan ini akan menyampaikan laporan keuangan Q3. Sebanyak 38 emiten memiliki bobot penting dalam pergerakan indeks, 27 emiten di antaranya  mencatat earning yang melampaui estimasi analis.

LINK