Euforia “Bailout” Spanyol Memudar Dalam Sekejap

Ipotnews – Euforia pasar atas pengucuran dana talangan Uni Eropa untuk mengatasi krisis perbankan di Spanyol memudar, Senin (11/6), setelah investor khawatir dampak kebijakan tersebut terhadap utang Spanyol dan ketidakpastian politik di Yunani setelah pemilu 17 Juni mendatang, sehingga krisis Zoan Euro semakin dalam.

Seperti diberitakan Reuters, Selasa (12/6), Madrid akhir pekan lalu akhirnya memilih meminjam 100 miliar euro ke Uni Eropa untuk program penyelamatan perbankan yang dilanda krisis setelah jatuhnya pasar properti dan resesi berkepanjangan, ketimbang mengajukan pinjaman untuk menutup defisit anggaran.

Tetapi, meningkatnya imbal hasil utang pemerintah Spanyol menyebabkan kesepakatan dana bailout yang dicapai, Sabtu (9/6), gagal menenangkan kekhawatiran bahwa Madrid kemungkinan “terkunci” di pasar keuangan seperti tiga negara Eropa lain yang sudah lebih dulu terpaksa menerima dana bailout, yakni Yunani, Irlandia, dan Portugal.

Pada sisi lain, euforia pasar atas kebijakan bailout Spanyol juga dibayang-bayangi oleh mada depan Yunani di Zona Euro.

Menggarisbawahi bagaimana masalah ekonomi di sebuah negara Zona Euro bisa menyebar cepat ke negara anggota lain, Senin kemarin, Cyprus mengisyaratkan akan menjadi negara Zona Euro ke-5 yang membutuhkan dana bailout untuk menyelamatkan perbankan negara itu. Cyprus, yang sangat terpengaruh krisis di Yunani, membutuhkan dana bailout itu pada akhir bulan ini.

LINK

Iklan