INTP Cenderung Downtrend, LSIP Uptrend

Ipotnews-Analis Sinarmas Sekuritas Eddy Wijaya menyatakan secara teknikal IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada kisaran 3.870 hingga 3.950.

Menurut Eddy, sentimen yang masih akan mempengaruhi pergerakan bursa domestik antara lain perkembangan krisis utang di Eropa terkait kemungkinan keluarnya Yunani dari Blok Eropa. Sementara jatuhnya perbankan Spanyol yang membutuhkan dana talangan untuk memperkuat modal ikut pula menjadi sentimen terhadap indeks.

Lebih lanjut, Eddy merekomendasikan buy on weakness saham PT Indocement Tunggal Prakasa (INTP). Menurut dia saham INTP akan ditransaksikan dalam rentang harga antara Rp 16.400 sampai Rp 17.800 per saham. Entry level untuk membeli saham tersebut adalah Rp 16.800 per saham dengan peluang take profit di posisi Rp 17.400 per saham. “Saham INTP mengindikasikan downtrend,” katanya.

Masih menurut Eddy, saham PP London Sumatera Indonesia (LSIP) memperlihatkan indikasi uptrend. Eddy merekomendasikan buy untuk saham LSIP. Menurutnya trading range saham LSIP pada rentang Rp 2.500 sampai Rp 2.650 per saham dengan level entry Rp 2.525 per saham. “Kesempatan take profit di posisi Rp 2.600,” katanya dalam risetnya hari ini.

LINK