Orang Terkaya di Dunia: Ini Saat yang Tepat Berinvestasi di Eropa

Ipotnews – Orang terkaya di dunia, Carlos Slim, menilai krisis utang yang melanda Eropa saat ini merupakan saat yang tepat untuk menerapkan strategi investasi di kawasan tersebut.

Pandangan itu dikemukakan putra Slim, yang juga Co-Chairman America Movil SAB, Carlos Slim Domit, seperti dilansir laman Bloomberg, Kamis (24/5).

America Movil, yang dikendalikan oleh Slim Senior, mengumumkan penawaran sebesar 3,4 miliar dollar AS untuk meningkatkan jumlah sahamnya di perusahaan telekomunikasi Belanda, Royal KPN NV, pada awal bulan ini.

Menurut sang anak, akuisisi ini menjadi “perampokan” terbesar pertama di Eropa yang dilakukan Slim, mengikuti pola lama yang sebelumnya juga sudah dilakukan.

America Movil, tambah Slim Domit, berupaya tetap seefisien mungkin sehingga bisa secepatnya memanfaatkan peluang yang ada. “Ketika masa-masa sulit, kita bisa melihat banyak peluang. Saat ini, momen terbaik di Eropa (untuk berinvestasi),” papar Slim Domit, 45 tahun.

Sebelum America Movil mengajukan penawaran untuk membeli KPN pada 7 Mei, harga saham perusahaan itu melorot ke posisi terendah, yakni 6,37 euro per lembar, didorong oleh kekhawatiran bahwa krisis Eropa bakal menekan permintaan.

Miliarder asal Meksiko itu pun menawarkan delapan euro untuk membeli saham KPN sebanyak 28 persen. Langkah tersebut mengingatkan pembelian sebelumnya yang dilakukan Slim di Argentina dan Brasil, sepuluh tahun lalu dan lebih awal di Meksiko, yang menjadikannya sebagai orang terkaya di dunia.

Menurut Slim Domit, strategi investasi yang dilakukan keluarganya saat ini seperti diterapkan pada sepuluh tahun lalu. Bersama dua adiknya, dia mendapatkan pelajaran dari sang ayah sejak usia dini untuk mengelola perusahaan.

Slim Senior, saat ini berusia 72 tahun, mengikuti tradisi yang dilakukan ayahnya, Julian Slim, imigran Lebanon yang memberikan anak-anaknya buku tabungan serta uang saku mingguan untuk mengajarkan mereka bagaimana mengelola pendapatan dan pengeluaran.

Julian Slim mengambil keuntungan dari turunnya harga selama revolusi nasional pada 1910 untuk membeli real estate di pusat kota Mexico City. Dan pelajaran itu digunakan Carlos Slim, yang memanfaatkan krisis ekonomi di Meksiko untuk membangun aset, mulai dari pabrik ban dan rokok, asuransi, ritel, dan puncaknya terjadi pada 1990 saat mengakuisisi Telmex yang diprivatisasi oleh pemerintah.

Dari Telmex, lahirlah America Movil, yang kini menguasai sebagian besar Bumi belahan Barat, dari Amerika Serikat hingga Argentina. Perusahaan itu terus tumbuh dengan mengakuisisi aset-aset murah, seperti AT&T Latin America Corporation, operator yang menyediakan jalur serat optik, dan kala itu perusahaan tersebut berada di ambang kebangkrutan.

Selain itu, tutur Slim Domit, keluarganya juga berinvestasi di banyak jaringan untuk menjangkau konsumen.

LINK