Survei: Orang Kaya Indonesia, Malaysia, India dan Thailand Paling Berbahagia Di Asia

Ipotnews – Orang kaya di Indonesia, Malaysia, India, dan Thailand tidak hanya merasa sangat berbahagia, namun juga yakin kekayaan mereka akan berlipat tiga dalam satu dekade ke depan. Ada hubungan erat antara tingkat kebahagiaan dan keyakinan untuk meraih kekayaan yang lebih besar di masa mendatang.

Hal tersebut ditemukan dalam survei terhadap 2.800 orang berpenghasilan tinggi di sembilan negara Asia yang dilakukan konsultan industri keuangan, Scorpio Partnership, seperti diunggah laman campdenfb.com, Kamis (17/5). Rata-rata kekayaan orang yang disurvei adalah USD1,4 juta atau sekitar Rp13 miliar.

Menurut studi tersebut, orang kaya di Indonesia, Malaysia, India, dan Thailand memiliki nilai lebih ketika berbicara soal kekayaan dan keseimbangan hidup mereka. Sebagai kontras, nilai keseimbangan hidup dan kebahagiaan ditemukan rendah pada responden di Korsel, Singapura, dan Hong Kong.

Survei yang dilakukan bekerja sama dengan Standard Chartered Priority Bank in Asia tersebut juga menemukan hubungan yang kuat antara kebahagiaan dan rasa percaya diri untuk meningkatkan kekayaan. Alhasil, orang kaya yang berbahagia di 4 negara itu yakin kekayaan mereka akan berlipat tiga pada 2022 mendatang.

“Hasil yang mencolok, keterkaitan antara kebahagiaan dan keyakinan dan ambisi meningkatkan kekayaan sangat signifikan,” kata Catherine Tillotson, managing partner pada Scorpio Partnership dalam rilis hasil survei tersebut.

Selain itu, hasil studi juga menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat orang kaya untuk meminta nasihat profesional keuangan sebelum membuat keputusan atas kekayaan mereka. Dalam hal ini, bank menduduki peringkat pertama sebagai penasihat, disusul konsultan keuangan, dan layanan investasi online.

“Keberuntungan berpihak pada yang berani, namun para investor Asia agaknya mulai yakin bahwa keberuntungan juga memerlukan nasihat yang jitu,” kata Sebastian Dovey, kolega Tillotson di Scorpio.

“Nasib baik berpihak pada berani, tapi di Asia, investor sekarang tampaknya mengenali keberuntungan juga nikmat mereka dengan nasihat yang baik,” kata Sebastian Dovey, juga seorang managing partner di Scorpio Partnership.

LINK

Iklan