Robin “Bee Gees” Gibb Meninggal dalam Usia 62 Tahun

Ipotnews – Robin Gibb, pendiri grup musik terkenal Bee Gees bersama beberapa saudaranya, meninggal dalam usia 62 tahun.

Menurut keterangan keluarganya, seperti dilansir New York Times, Senin (21/5), Robin meninggal kemarin di London, Inggris, akibat komplikasi kanker dan operasi usus.

Robin menciptakan sejumlah lagu Bee Gees lagu-lagu pop pada era 1960-an, seperti “I’ve Gotta Get a Message to You” dan “Massachusetts” serta lagu beraliran disko saat memasuki tahun 1970-an seperti “Stayin’ Alive” dan “Night Fever.” Suara vibrato Robin menyatu dengan aransemen musik saudara kembarnya, Maurice, dan suara falsetto sang kakak, Barry.

Menurut situs Rock and Roll Hall of Fame, Bee Gees menjadi salah satu grup pop paling sukses, menjual lebih dari 200 juta album. Kontribusi mereka untuk film “Saturday Night Fever” pada 1977 mencetak sejarah sebagai album dengan penjualan terbanyak di dunia, yakni 40 juta kopi, sampai akhirnya dipecahkan oleh Michael Jackson yang merilis album “Thriller” pada 1982.

Robin Hugh Gibb lahir pada 22 Desember 1949, di Isle of Man, Inggris, dan dibesarkan di sebuah kawasan di sebelah utara Manchester, di mana dua saudaranya mulai karier bernyanyi di sana.

Kemudian, mereka pindah ke Queensland, Australia, pada 1958. Tiga bersaudara itu mulai bernyanyi untuk mencari nafkah dan menelurkan sebuah hit “Spicks and Specks.” Mereka kembali ke Inggris saat single terbarunya, “New York Mining Disaster 1941”, mulai menunjukkan kesuksesan.

Robin meninggalkan Bee Gees dan menelurkan sebuah single “Saved by the Bell,” sebelum akhirnya menyatu kembali dan menciptakan “Lonely Days,” yang menempati urutan ketiga di Amerika Serikat pada 1970. Masa keemasan Bee Gees dimulai pada 1975 setelah menelurkan tembang seperti “Jive Talkin” dan “You Should Be Dancing”.

Saudara bungsu mereka, Andy, yang juga seorang penyanyi, meninggal pada 1988 dalam usia 30 tahun akibat serangan jantung. Maurice meninggal dalam usia 53 tahun pada 2003 akibat komplikasi setelah mengalami permasalahan di ususnya.

Agustus 2010, Robin Gibb mengeluh kesakitan di bagian perutnya sehingga ususnya dioperasi, seperti dirasakan Maurice sebelum meninggal. Dokter mengatakan ususnya meradang, dan belakangan didiagnosa sebagai kanker. Pada November 2011, keluarganya mengatakan penyakitnya telah menyebar ke bagian hati dan dia harus menjalani kemoterapi.

Selain karena lagu-lagunya, Robin juga mendapatkan sorotan setelah menikah lagi untuk kali kedua dengan Dwina, persahabatannya dengan Tony Blair, yang tinggal di kediaman Gibb di Miami, serta dukungannya terhadap teetotalisme dan veganisme.

Gibb dan Dwina dikarunia seorang anak, Robin-John. Dari pernikahan sebelumnya dengan Molly Hullis, dia mendapatkan dua anak, Melissa dan Spencer. Saat ini Robin tinggal di Thame, Oxfordshire, Inggris.

Keterangan foto : Robin (kiri) bersama saudaranya, Barry (tengah) dan Maurice Gibb, saat masih aktif dalam kelompok Bee Gees. Insert: Robin Gibb saat ini. Diambil dari http://www.bloomberg.com

LINK