Afrika Selatan Heboh Dengan Lukisan Presiden Zuma Lengkap Dengan Alat Vitalnya

Ipotnews – Partai berkuasa Afrika Selatan, Kongres Nasional Afrika (ANC), akan melancarkan gugatan terhadap sebuah galeri seni yang baru-baru ini memamerkan sejumlah karya seni satiris, termasuk sebuah lukisan Presiden Jacob Zuma lengkap dengan – maaf – penisnya.

ANC yang berkuasa sejak 1994 meminta pihak Goodman Gallery di Johannesburg menurunkan setidaknya dua lukisan poster. Lukisan bertajuk “Spear” (Tombak), sebenarnya merupakan fotokopi dari poster terkenal pendiri Uni Soviet Vladimir Lenin, yang memperlihatkan Presiden Zuma berdiri seakan-akan menjadi pemimpin Komunis tersebut. Jika hanya itu tak masalah, namun pada lukisan itu alat vital Zuma “keluar” dari sarangnya.

Lukisan lain yang dipersoalkan, yang menunjukkan logo ANC dengan tulisan “Dijual” di atasnya.

Menurut laman news.sky.com, Sabtu (19/5), dua lukisan tersebut merupakan bagian dari sejumlah karya yang diberi judul besar “Salam untuk si Pencuri”, yang merepresentasikan persepsi publik bahwa korupsi meningkat pesat di Afrika Selatan.

Sejumlah lukisan lain juga merujuk pada poster bergaya komunis Uni Soviet, misalnya yang berjudul “Si Kleptokrat” dan “Kami Menuntut Chivas, BMW, dan Suap”.

Karya lainnya termasuk poster gaya-Soviet membaca: “The Kleptocrats” dan “Kami menuntut Chivas, BMW dan Suap”. “Ini jelas hujatan terhadap lembaga tertinggi,” tegas Juru Bicara ANC, Jackson Mthembu. Menurut dia, para seniman memiliki hak berkarya dan berekspresi, namun “Spear” benar-benar vulgar.

Presiden Zuma, yang enam kali menikah dan memiliki 21 anak, pada akhir tahun ini akan berjuang untuk tetap duduk di kursi ketua ANC sekaligus mengamankan peluang untuk memperpanjang masa jabatan sebagai presiden.

Kembali ke soal lukisan, jika ANC meminta “Spear” diturunkan dari ajang pameran, karya dari seniman Brett Murray tersebut sudah dibeli oleh seorang warga Jerman dengan harga 10.300 poundsterling.

LINK