Sentimen Negatif Bayangi Pergerakan IHSG

Ipotnews–Kemarin indeks mencatat kenaikan yang cukup signifikan setelah pada hari sebelumnya terkoreksi dalam. Sentiment yang dapat mempengaruhi pergerakan indeks pada hari ini lebih banyak mengarah pada sentiment negative. Dow Jones mencatat penurunan 76,4 poin (0,58%) terutama akibat tekanan perkembangan politik di Yunani yang menambah kekhawatiran terhadap kondisi fiskal kawasan Uni Eropa. “Tekanan tersebut juga berdampak pada pergerakan indeks beberapa brusa regional Asia Pasifik yang telah dibuka pada pagi ini,” ujar analis BNI Securities, Maxi Liesyaputra.

Menurutnya indeks Nikkei dan Kospi juga terkoreksi, bahkan Nikkei turun signifikan. Dari perkembangan harga komoditas logam juga tidak memberikan katalis yang berarti terhadap pergerakan indeks. Hanya timah yang mengalami kenaikan tipis, sementara harga berbagai logam lainnya terkoreksi. Begitu juga dengan komoditas emas yang masih melanjutkan tren penurunannya.

Harga minyak masih di bawah US$100 per barel karena tingginya cadangan minyak di Amerika Serikat. Kurs rupiah masih belum berubah di posisi Rp9.238 per US$, terendah dalam beberapa bulan terakhir. “Hari ini indeks akan bergerak fluktuatif dengan potensi yang besar untuk mengalami koreksi,” tambahnya. Menurut dia kisaran indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak di antara 4150 sampai 4200.

LINK