Analis Merekomendasi Jual Saham BUMI

Ipotnews–Koreksi -1.27% yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial, benar-benar mengancam kelangsungan trend naik yang tengah terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Analis Broker Universal Indonesia Satrio Utomo mengatakan, pelaku pasar sebaiknya mewaspadai munculnya sentimen negatif dari ketidaktegasan pemerintah dalam melakukan pengaturan atas BBM bersubsidi.

Untuk itu, dia memprediksi IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak bervariasi pada kisaran 4195-4232.

“Penutupan IHSG dibawah 4195 adalah sebuah signal bearish dengan potensi koreksi hingga kisaran 4000-4100,” ungkapnya kepada Ipotnews.com.

Sementara itu, Analis MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, setelah Wall Street ditutup memburuk sepanjang 2012, maka mulai perdagangan Senin ini (7/5), investor harus waspada terhadap 2 berita global mengenai hasil Pemilu di Prancis dan Yunani.

Dari regional market, menurutnya yang perlu diperhatikan yakni inflasi China dan data penyaluran kredit dari perbankan China.

Sedangkan dari dalam negeri, satu saham yang perlu dicermati awal minggu ini adalah berkaitan dengan berita negatif S&P Ratings Services yang menilai arus kas operasional PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tidak bisa memenuhi kewajiban perseroan yang jatuh tempo pada tahun depan senilai US$ 480 juta atau Rp 4,41 triliun. Sehingga S&P merevisi prospek BUMI menjadi negatif dari semula stabil.

“Pastinya pihak emiten akan melakukan penyangkalan atas berita tersebut. Untuk amannya, sell posisi BUMI dan jika belum mempunyai saham tersebut, sebaiknya hindari karena dikhawatirkan kejadian yang menimpa emiten PT Berlian Laju Tanker (BLTA) bisa terjadi juga terhadap saham ini,” ungkapnya.

Berikut saham-saham rekomendasi :
TRADING BUY: UNVR, JSMR, INTP, PTPP, ICBP, IMAS, MYOR, MAPI, PGAS, WIKA, ERAA, EPMT, MTLA

(Dewi)

LINK