Tahun Ini GMF dan Aero Wisata Bersiap Lepas 20% Saham IPO

Ipotnews–Anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Garuda Maintenance Facility (GMF) dan Aero Wisata masih terus melakukan prosesnya untuk bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Proses kelanjutan IPO anak usaha Garuda tersebut, saat ini masih menunggu financial advisor untuk menetukan siapa yang akan go public.

“Kita masih menunggu financial advisor soal kelanjutan IPO. Nanti setelah proses itu, kita baru bisa kasih tahu jadwal IPOnya,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia ( [GIAA 700 0 (+0,0%)]) Emirsyah Satar, dalam konferensi pers investor day 2012, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/5).

Menurutnya, perusahaan melihat GMF dan Aero Wisata memang sudah siap untuk IPO. Namun, untuk waktu pastinya kapan, dirinya mengaku masih dalam proses dan belum bisa dikatakan sekarang.

“Berapa persen dan yang mana juga belum tahu. Apakah yang akan IPO GMF atau Aero Wisata atau dua-duanya kita belum tahu. Financial advisor bilang dua-duanya akan melantai di bursa, tapi kita belum tahu. Dalam 1-2 bulan ini mungkin akan tahu,” terangnya.

Emir menyebutkan, untuk appointment financial advisor, perusahaan berharap bisa memfloat dengan nilai yang optimum. “Minimum float 20 persen, nanti sebulan setengah lagi baru bisa tahu,” katanya.

Terkait dengan penggunaan dana IPO nanti, pihaknya menyebut jika melihat prospektus waktu IPO, bahwa penggunaan dana IPO tersebut nantinya akan digunakan untuk ekspansi peswat dan pengembangan bisnis anak perusahaan.

“Tapi bukan berarti IPO ini untuk mendukung growth GMF atau Aero Wisata. Duitnya ada dari Garuda yang kita rise. Mereka saat ini punya capex sendiri. Kalau dananya berapa, relevansinya enggak terkait benar. Bukan tanpa IPO, GMF tidak bisa ekspansi,” katanya.

LINK