Samsung Jadi Penguasa Smartphone, Apple Semakin Ketar-ketir

Ipotnews – Samsung Electronics Company kembali menguasai pasar “ponsel pintar” global pada kuartal pertama tahun ini, mengalahkan pesaing terberatnya, Apple Inc. Salah satu senjata andalan Samsung adalah menghadirkan beragam smartphone dalam beragam ukuran.

Sepanjang periode tersebut, seperti dilansir laman Bloomberg, Kamis (3/5), setidaknya Samsung melepas 13 smartphone dengan layar berbeda-beda, mulai dari ukuran 2,8 inci, Replenish, hingga 5,3 inci yang digunakan untuk Galaxy Note.

Sedangkan Apple, yang menawarkan model dalam jumlah terbatas, hanya memasarkan smartphone dengan ukuran layar 3,5 inci untuk dua iPhone-nya. Kini, Samsung juga menguji pasar personal computer (PC) tablet dengan strategi serupa.

Perbedaan strategi—dan keberhasilan Samsung—membuat sejumlah pengamat, termasuk Neil Mawston dari Strategy Analytics, London, berspekulasi bahwa Apple akan memperluas lini produknya dalam beberapa titik. Kesuksesan Samsung kali ini sekaligus mengakhiri dominasi Nokia Oyj sebagai raja ponsel global selama 14 tahun terakhir.

“Samsung sudah lama memiliki strategi jitu untuk produk mobile dan portabelnya,” ucap Mawston. “Samsung menghadirkan puluhan model baru dengan kecepatan tinggi setiap tahun.”

Sepanjang kuartal pertama, menurut Strategy Analytics, pabrikan yang berbasis di Suwon, Korea Selatan itu menjual sekitar 93,5 juta unit, 36 persen lebih besar ketimbang periode yang sama setahun sebelumnya. Sementara Nokia tercatat melepas 82,7 juta ponsel, atau turun 24 persen, dan Apple menjual 35,1 juta unit, melonjak 89 persen dari tahun lalu.

Samsung menjual 44,5 juta smartphone dalam tiga bulan yang berakhir Maret, sehingga merebut kembali tongkat kepemimpinan dari Apple. Smartphone memang berbeda dengan ponsel biasa. Dengan smartphone memungkinkan pengguna menonton video, mengirim e-mail, bermain game dan berselancar di dunia maya.

Ukuran menjadi alasan penting dalam memilih perangkat mobile setelah sistem operasi Android milik Google Inc menjadi penantang terbesar bagi iOS, andalan Apple, di pasar smartphone global yang nilainya mencapai 219 miliar dollar AS.

“Yang kita lihat di sini, Samsung meningkatkan pangsa pasarnya karena banyaknya produk yang ditawarkan,” ujar Mark Newman, analis dari Sanford C Bernstein & Company, Hong Kong. “Samsung menawarkan produk dengan harga berbeda-beda.”

Pekan lalu, raksasa produk consumer-electronic di Asia itu melaporkan laba pada kuartal pertama melonjak 81 persen menjadi 5,05 triliun won atau sekitar 4,5 miliar dollar AS, setelah pendapatan dari bisnis mobile-nya meningkat hampir tiga kali lipat. Sementara Apple tertolong oleh tingginya permintaan iPhone di China, sehingga mendongkrak laba pada kuartal pertama tahun fiskal sebesar 94 persen.

Kunci sukses bagi Samsung kali ini adalah Galaxy Note, sebuah perangkat yang menggabungkan ponsel dan PC tablet, dilengkapi dengan stylus untuk memanipulasi beragam program, foto, dan teks pada layar. Sejak debutnya pada Oktober lalu, Samsung telah menjual lebih dari lima juta Galaxy Note.

Samsung menargetkan bisa menjual sepuluh juta unit pada akhir tahun ini, dan berencana untuk memperkenalkan produk yang dilengkapi pena lebih banyak lagi, dengan ukuran layar berbeda-beda.

“Ukuran layar tampaknya jauh lebih penting dari yang kita bayangkan sebelumnya,” tutur Daniel Kim, analis dari Macquarie Group, Seoul. “Ada konsumen yang menggunakan layar lebih besar, sementara konsumen lainnya lebih memilih layar yang lebih kecil dari ukuran empat inci.”

LINK