ADB Siapkan Dana Pengentasan Kemiskinan 12,4 Miliar Dollar

Ipotnews – Bank Pembangunan Asia (ADB) menyiapkan anggaran 12,4 miliar dollar AS dalam empat tahun mendatang sebagai komitmen dukungan untuk mengentaskan kemiskinan di kawasan Asia-Pasifik.

Presiden ADB, Haruhiko Kuroda, dalam keterangan tertulis di Jakarta, seperti diberitakan Antara, Kamis (3/5), menjelaskan anggaran tersebut termasuk dalam komitmen Dana Pembangunan Asia (Asian Development Fund/ADF) yang mencakup kegiatan ADB mulai 2013-2016, meningkat 9,5 persen dari komitmen yang sama empat tahun sebelumnya.

“Para peminjam dana ini menghadapi tantangan yang signifikan dan memiliki lebih sedikit sumber daya untuk mengatasi masalah mereka. Kami sangat menghargai dukungan yang kuat dan kemurahan hati negara-negara donor, mengingat mereka juga menghadapi tantangan yang sulit,” ujar Kuroda.

Bantuan ini akan membantu meningkatkan kehidupan jutaan masyarakat di Asia yang berada dalam garis kemiskinan melalui pertumbuhan yang inklusif dan lingkungan berkelanjutan, termasuk peningkatan terhadap akses pendidikan, jaring pengaman sosial serta pengembangan energi bersih dan terbarukan.

Komitmen ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan pembangunan dan meningkatnya ketimpangan pendapatan, serta membantu negara-negara rentan menghadapi guncangan seperti pangan dan bahan bakar minyak serta bencana alam dan konflik.

ADF juga akan digunakan untuk mempromosikan kesetaraan gender, tata kelola pemerintahan yang baik, ketahanan pangan, pengembangan sektor swasta, dan kerja sama regional yang lebih kuat.

Perhatian khusus akan diberikan kepada negara yang terkena dampak konflik dan negara kepulauan kecil yang memiliki ekonomi rapuh.

Para negara donor sepakat untuk membentuk Fasilitas Tanggap Bencana di bawah ADF sebagai proyek percontohan untuk mendukung negara-negara termiskin dalam mengatasi bencana alam.

Saat ini komitmen tersebut masih menjadi sumber pendanaan utama untuk pembenahan dan pembangunan sarana infrastruktur ekonomi dan sosial.

Dalam empat tahun mendatang diharapkan penyediaan kurang lebih 16 ribu kilometer jalan akan terpenuhi dan membuka peluang ekonomi baru serta akses pelayanan sosial yang lebih baik bagi 20 juta orang.

Selain itu, lebih dari 2,5 juta siswa diharapkan mendapatkan keuntungan dari program perbaikan sekolah atau dukungan langsung lainnya kepada sektor pendidikan.

Rumah tangga baru yang akan terhubung ke listrik diharapkan mencapai lebih dari 340 ribu, serta penyediaan air bersih sebanyak 560 ribu rumah tangga dan sarana sanitasi sebesar 440 ribu rumah tangga.

ADB juga telah mengadopsi berbagai langkah dalam beberapa tahun terakhir untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas bantuan pembangunan, termasuk ADF.

Upaya tersebut termasuk pembenahan sistem manajemen yang lebih berorientasi hasil, proses bisnis yang lebih fleksibel, peningkatan kualitas komunikasi dan akuntabilitas dalam implementasi kebijakan serta kesetaraan gender.

 

LINK