RI-China Sepakati Ekspor Langsung Sarang Burung Walet

Ipotnews – Ekspor sarang burung walet asal Indonesia ke China, kini tak lagi harus dilakukan secara ilegal melalui Malaysia. Kini Indonesia akan bisa secara langsung melakukan eksportasi ke negeri tirai bambu ini.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pertanian, Suswono, dalam Konferensi Pers, di kantornya, Jakarta, Selasa (1/5). Menurutnya, jika selama ini eskportir Indonesia masih melakukan eksportasi melalui Malaysia, karena eksportir Indonesia pernah melanggar ketentuan keamanan pangan, yaitu menggunakan perwarna pada sarang burung walet. “Kasus pewarnaan sarang burung walet itu, karena yang berwarna merah jauh lebih mahal, dan kemudian ada yang memanipulasi,” kata Suswono.

Akibat kasus pewarnaan itu, kata Suswono, China dirugikan karena penjualan sarang burung walet di  pasar gelap semakin tidak terkontrol dan menyatu dengan masalah keamanan pangan. Namun belakangan China menyadari bahwa pasokan sarang burung walet dari Malaysia itu asalnya dari Indonesia. “Kebetulan (saat pertemuan) Presiden RI dengan Presiden China, menyinggung masalah sarang burung walet, kemudian direspon. Makanya kami segera melakukan penandatanganan protokol ini,” kata Suswono.

Pembicaraan lebih lanjut antara kedua negara ini, telah menghasilkan kesepakatan bahwa eksportasi bisa dilakukan secara langsung, dan saat ini tengah dilakukan standarisasi oleh pihak China dan Indonesia. Suswono menyatakan, kedepannya para eksportir sarang burung walet akan didata dan terregristasi secara resmi untuk melakukan importasi. Dengan demikian, ekspor sarang burung walet  tersebut bisa ditelusuri kembali asalnya, apabila terjadi penyimpangan.

“Nanti setiap pengiriman akan teregristasi, dari mana asalnya, secara transparan. Kalau ada komplain, sumbernya akan jelas dari mana. Jadi ini sangat menguntungkan, karena harganya lebih kompetitif dari pada harga di pasar gelap. Ekspornya bisa dimulai akhir Juni tahun ini,” ujarnya. (Fitriya)

LINK