Aktivitas Sektor Manufaktur Global Timpang: Eropa Melorot, Asia Menguat

Ipotnews – Perbedaan aktivitas ekonomi Eropa yang lemah dan Asia yang menguat semakin nyata. Hal tersebut ditunjukkan oleh survei industri manufaktur yang dirilis Selasa (1/5).

Indeks aktivitas industri manufaktur Inggris (purchasing manufaktur index/PMI) pada April lalu menurun menjadi 50,5 dari 51,9 pada Maret lalu. Penurunan tersebut dipacu oleh penurunan tajam laporan pesanan ekspor yang mengakibatkan lemahnya sektor manufaktur Inggris sebagaimana halnya para mitra dagangnya di  zona euro.

Namun sebaliknya, data PMI resmi yang dirilis China pada hari yang sama menunjukkan kenaikan menjadi 53,3. Angka PMI pada April lalu itu adalah yang tertinggi selama 13 bulan terakhir, dan naik dibanding PMI Maret, 53,1. Sekaligus merupakan PMI di atas 50 (batas indikasi adanya ekspansi) selama lima bulan berturut-turut.

Para ekonom, yang beberapa diantaranya mengatakan bahwa penguatan PMI pada Maret lalu menimbulkan keraguan akan terjadinya resesi pada kuartal pertama, berpendapat bahwa data-data April menunjukkan awal kuartal kedua yang buruk. Data tersebut meningkatkan peluang bahwa perekonomian akan berlanjut tergelincir untuk tiga kuartal berturut-turut.

Blerina Uruci, ekonom Barclays Capital mengatakan, jika data hasil survei lain – terutama data PMI sektor jasa – mengikuti pola tersebut maka akan memaksa otoritas moneter untuk bertindak. “Kami pikir hal ini akan menjadi sangat tidak menyenangkan bagi Komite Kebijakan Moneter dan meningkatkan peluang untuk pelonggaran kuantitatif (QE) pada pekan depan. Meskipun indikasi terkini bahwa komite berpandangan untuk mempelajari data aktivitas yang lemah,” katanya, seperti dikutip ft.com.

Di China, data PMI yang terus meningkat mendukung pandangan bahwa kejatuhan pertumbuhan ekonomi China kemungkinan akan mencapai dasarnya pada kuartal pertama, ketika produk domestik bruto naik 8,1 persen year on year. Meskipun Beijing menargetkan pertumbuhan 7,5 persen per tahun, namun banyak yang memperkirakan akan dapat melebihi target tersebut.

LINK