Inflasi Diprediksi Tinggi, IHSG Hari Ini Akan Bergerak Lambat

Ipotnews–Analis MNC Securities Edwin Sebayang memprediksi, Selasa (1/5) ini Bursa Indonesia akan disibukkan dengan beberapa data ekonomi yang akan dirilis, di antaranya inflasi.

Menurutnya, inflasi April diperkirakan akan lebih tinggi dibandingkan inflasi Maret lalu sebesar 0.07%, sehingga besaran inflasi YoY April dan akumulasi inflasi Januari-April akan meningkat dari sebelumnya.

Kata Edwin, besaran inflasi year on year di bulan Maret mencapai 3,97%, sementara inflasi di Januari-Maret 2012 mencapai 0,88%.

Selain itu, data ekspor-impor juga akan sangat diperhatikan investor terutama yang perlu dicermati mengenai kinerja ekspor yang diperkirakan juga akan turun dan besaran defisit perdagangan yang terjadi.

Merujuk hal tersebut, Edwin memprediksi IHSG diawal perdagangan diperkirakan bergerak lambat dan ada peluang melemah jika data inflasi dan Exim yang dirilis lebih buruk dari konsensus ekonom.

“Tidak lupa aksi yang dijalankan para buruh menyambut “May Day” yang akan diikuti sekitar 40.000 s/d 65.000 orang perlu juga dicermati,” kata Edwin.

Tanda melambatnya pertumbuhan ekonomi AS menjelang libur musim panas ditandai lebih lanjut, setelah pekan lalu GDP AS Q1/2012 hanya tumbuh 2.2%. Hal itu turut berpengaruh terhadap pergerakan IHSG.

Untuk itu, menurut Edwin, IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 4146-4215. Sementara nilai tukar rupiah akan berada di angka 9188.

Berikut saham-saham rekomendasi buy :
ICBP, PTPP, TOTL, WIKA, CTRP, CSAP, MYOR, GWSA, INDF, AISA, UNVR, IMAS, SSIA, MYOH

(Dewi)

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Inflasi_Diprediksi_Tinggi__IHSG_Hari_Ini_Akan_Bergerak_Lambat&level2=newsandopinion&id=1269113&img=level1_topnews_5&urlImage=