Indeks Aktivitas Bisnis Loyo, Wall Street Memburuk

Ipotnews—Laju kenaikan Indeks S&P 500 terhenti setelah sebuah laporan menunjukkan indeks aktivitas bisnis ke level terendah dihitung sejak November 2009. Sementara spekulasi Spanyol menuju kepada keadaan resesi ikut pula menjatuhkan Wall Street.

Saham-saham utama Wall Street melemah seperti Bank of America Corp, Caterpillar Inc, Mosanto Co turun paling sedikit 1,7 persen. Humana Inc tumbang 8,1% karena profit provider asuransi kesehatan tersebut dibawah proyeksi kalangan analis. NYSE Euronext terkoreksi turun 4,9% sementara Barnes & Noble Inc naik 52% setelah Microsoft Corp menyatakan akan menginvestasikan sebesar $300 juta untuk usaha di perusahaan jaringan toko buku tersebut.

Indeks S&P 500 turun 0,4% ke level 1.397,91 memperpanjang pelemahan selama April menjadi sebesar 0,7 persen. The Dow Jones Industrial Average tumbang 0,1 persen ke posisi 13.213,63 atau turun 14,68 poin.

Wall Street jatuh setelah Institute for Supply Management Chicago Inc menyatakan angka acuan tersebut turun ke posisi 56,2 sepanjang April, lebih rendah dibanding proyeksi yang umumnya pesimis dalam survei Bloomberg.  Sementara itu belanja konsumen dilaporkan naik selama Maret. Sedangkan  Spanyol memasuki situasi resesi untuk kedua kalinya sejak 2009.

“Keputusasaan ekonomi di Eropa membayangi kemajuan yang sudah dibuat di Amerika,” kata Jack Ablin, Chief Investment Officer Harris Private Bank of Chicago seperti dilansir Bloomberg hari ini. Menurutnya mungkin bursa AS tidak mengarah ke periode negatif tetapi akan bergerak agak seperti itu.

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Indeks_Aktivitas_Bisnis_Loyo__Wall_Street_Memburuk&level2=newsandopinion&id=1268092&img=level1_topnews_2&urlImage=50Wall-Street.jpg