Bank Mandiri Lepas Obligasi Rekapitalisasi Untuk Ekspansi

Ipotnews – PT Bank Mandiri Tbk akan melepas obligasi rekapitalisasi berstatus “available for sale” (AFS) senilai Rp53,7 triliun untuk mendorong ekspansi perusahaan ke depan.

“Besarnya obligasi rekapitalisasi yang ada di Bank Mandiri senilai total Rp78,5 triliun. Ada tiga upaya dalam rencana penawaran obligasi rekap itu,” kata Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri, Budi G Sadikin, di Jakarta, Senin (30/4), diberitakan Antara.

Ia mengemukakan, pertama, pihak Bank Mandiri [BMRI 7,400 0 (+0,0%)] berencana untuk menjual langsung ke pasar. Kedua, menawarkan ke Bank Indonesia (BI) untuk digunakan sebagai instrumen moneter. Dan terakhir, lanjut dia, mengupayakan agar pemerintah melakukan “buy back” obligasi rekapitalisasi BMRI, dalam hal ini adalah Kementerian Keuangan.

“Diharapkan hasil penjualan obligasi rekap itu menghasilkan dana tunai sehingga bisa digunakan BMRI untuk penyaluran kredit atau fungsi intermediasi Bank Mandiri,” ujar dia.

Menurut Budi, dana obligasi rekap itu nantinya dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur di dalam negeri dikarenakan sektor itu merupakan bisnis yang prospektif ke depan.

Dengan penjualan obligasi rekapitalisasi itu BMRI juga dapat meningkatkan pertumbuhan kredit Perseroan di masa mendatang.

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala N Mansury menambahkan, pada tahun ini pihaknya mengharapkan dapat menyalurkan kredit infrastruktur senilai Rp12 triliun. “Infrastruktur tumbuhnya paling tinggi, seperti listrik itu tumbuh 100 persen, jalan tumbuh 72 persen. Meski demikian, obligasi rekap tidak hanya untuk sektor infrastruktur saja, kita juga masuk ke sektor lainnya,” ujar dia.

Dia menambahkan, dengan pelepasan obligasi rekap itu diharapkan juga dapat menjadi aset yang produktif.

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Bank_Mandiri_Lepas_Obligasi_Rekapitalisasi_Untuk_Ekspansi&level2=&level3=&level4=topnews&id=1267599&urlImage=bank%20mandiri%20vivanews.jpg