Boeing Diminta Siapkan Pesawat Berbadan Lebar Baru Sebelum 2020

Ipotnews – Emirates Airline dan British Airways Plc, dua pembeli terbesar Boeing 777, mendesak pabrikan asal Amerika Serikat itu segera memutuskan pengganti pesawat berbadan lebar sehingga bisa digunakan sebelum 2020.

“Kami ingin hal itu dilakukan sekarang, jadi mereka (Boeing Companies) harus menyiapkan pesawatnya pada 2019,” ujar Presiden Emirates, Tim Clark, dalam sebuah wawancara di Barcelona, Spanyol, seperti dilansir laman Bloomberg, Kamis (26/4).

Hal senada juga dikemukakan Chief Executive Officer British Airways, Willie Walsh, yang memberikan batas waktu yang sama, kemarin.

Sebelumnya, bulan lalu, Jim Albaugh, Kepala Divisi Pesawat Komersial Boeing, mengatakan pihaknya akan menyampaikan rencana potensial untuk menawarkan peningkatan kemampuan dari versi saat ini pada akhir tahun atau awal 2013. “Kami memperkirakan pesawat terbaru itu bisa melayani penumpang menjelang akhir dekade ini,” papar Albaugh.

Emirates, pengguna terbesar untuk pesawat Boeing 777, dan British Airways, terbesar kelima, mendesak agar pabrikan yang berbasis di Chicago itu segera memperkenalkan versi terbaru pada akhir dekade ini, sehingga mereka bisa bergerak cepat untuk mengganti beberapa armada yang sudah uzur. Sebelumnya, Airbus SAS, memperkenalkan pesawat A350 versi terbesar untuk menantang pesawat bermesin ganda 777.

Tipe 777, pesawat komersial Boeing yang paling menguntungkan, dibanderol seharga 298,3 juta dollar AS untuk model 777-300, yang seperti pesawat lainnya dijual dengan harga diskon. Juru bicara Boeing, Marc Birtel, kemarin mengatakan tak ada kontradiksi dengan kerangka waktu yang disampaikan Albaugh.

“Saya pikir 2019 merupakan waktu yang paling lambat,” jelas Walsh. “Semua pihak ingin memiliki visibilitas terkait pesawat tersebut dan melihatnya masuk dalam daftar layanan sesegera mungkin.”

British Airways, unit dari International Consolidated Airlines Group SA, berharap bisa menggantikan 52 pesawat jumbo jet Boeing 747. Saat ini, maskapai tersebut tengah melakukan evaluasi terkait pembelian pengganti 777, Dreamliner 787-10, atau mungkin A350-1000s, varian terbesar dari pesawat Airbus.

Menurut Walsh beberapa pesawat Boeing 747 masih bisa beroperasi setidaknya sampai 2018 atau 2019. Namun melonjaknya harga minyak membuat maskapai itu lebih membutuhkan pesawat pengganti yang lebih hemat bahan bakar.

Sedangkan Clark mengatakan sudah berbicara dengan Boeing lebih dari dua tahun lalu terkait 777 terbaru. Dalam beberapa bulan terakhir dia mendesak Boeing untuk meneliti calon pembeli lain untuk membuat keputusan yang lebih cepat. Maskapai yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab itu, mulai memesan Boeing 777 pertamanya pada 1995, dan hingga saat ini sudah membeli 174 pesawat.

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Boeing_Diminta_Siapkan_Pesawat_Berbadan_Lebar_Baru_Sebelum_2020&level2=newsandopinion&id=1258172&img=level1_topnews_5&urlImage=boeing%20777-daylife.jpg