Juli, Ratusan Ribu Pengguna Komputer Akan Kehilangan Akses Internet: FBI

Ipotnews – Hingga Juli nanti, para pengguna komputer perlu perhati-hati setiap kali meng-klik mouse komputer untuk masuk ke jaringan internet. Setiap klik bisa memberikan dampak berbeda; masuk ke jaringan internet atau malah sama sekali kehilangan koneksi internet. Tanpa setahu mereka, kelompok peretas (hackers) internasional yang menjalankan iklan penipuan online, akan mengambil alih komputer di seluruh dunia yang telah terinfeksi program mereka.

Sejak sebulan lalu FBI menyiapkan jaring pengaman dengan menggunakan jaringan komputer pemerintah AS untuk mencegah gangguan internet pada pengguna yang terinfeksi. Setelah tanggal 9 Juli, komputer yang terinfeksi tak akan dapat lagi terkoneksi ke internet. FBI menganjurkan para  pengguna untuk mengunjungi situs internet yang menyediakan software pengaman,  www.dcwg.org. Situs itu akan menginformasikan apakah suatu perangkat komputer telah terinfeksi dan bagaimana mengatasinya.

Associated Prees mengabarkan, sebagian besar korban peretas internasional itu, tak akan mengetahui bahwa komputer mereka telah terinfeksi software jahat yang kemungkinan telah memperlambat akses internet dan menonaktifkan software antivirus. Software jahat itu juga akan membuat komputer yang terinfeksi menjadi rentan terhadap masalah lain. November lalu, FBI dan otoritas lain telah mempersiapkan untuk mencatat lingkaran peretas yang telah menjalankan iklan penipuan melalui jaringan komputer yang telah terinfeksi.

“Kami mulai menyadari bahwa kita mempunyai sedikit masalah … jika kita hanya mencabut stop kontak infrastruktur kriminal mereka, dan memasukkan semuanya ke penjara, korban kejahatannya tetap tak akan bisa mendapat pelayanan internet,” kata Tom Grasso, pengawas agen khusus FBI. “Pengguna pada umumnya akan membuka Internet Explorer dan mendapatkan ‘page not found’ dan berpikir ada kerusakan internet,” imbuhnya seperti dikutip Associated Press.

Diperkirakan jaringan peretas internasional itu telah menginfeksi lebih dari 570.000 komputer di seluruh dunia. Mereka memanfaatkan kerapuhan sistem operasi Microsoft Windows dengan meng-instal software jahat ke komputer korbannya. Software jahat ini akan mematikan update antivirus dan mengubah cara komputer mempertemukan alamat situs dibalik layar sistem nama domain internet.

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Juli__Ratusan_Ribu_Pengguna_Komputer_Akan_Kehilangan_Akses_Internet__FBI&level2=newsandopinion&id=1253592&img=level1_bigtopnews_1&urlImage=hackers@cheatcc%20com.jpg