Politik dan Data Ekonomi Makro Bikin Loyo Bursa Eropa

Ipotnews—Bursa Eropa terkoreksi turun pada closing market, Senin (23/4) malam. Konstraksi manufakturing China dan zona Eropa berimbas negatif pada bursa Eropa. Sementara itu PM Belanda Mark Rutte menawarkan lengser jabatan setelah berjuang untuk menyelesaikan kesepakatan penghematan anggaran.

Stoxx Europe 600 sebagai indeks acuan bursa Eropa jatuh 2,3 persen ke posisi 251,75 poin. Posisi ini adalah terendah sejak 16 Januari.

Patrick Moonen, analis ING Investment Management memandang tidak adanya perkembangan penting politik sampai akhir pekan dan data ekonomi makro yang lebih lemah jelas menjadi faktor yang mengecewakan pasar.  “Secara umum sentimen pasar berubah menjadi bearish namun tidak semua kekhawatiran itu adalah lebih dari sekadar koreksi.

Purchasing Manager Indeks di sektor jasa dan manufaktur Eropa per April mengalami konstraksi, 5 bulan melemah. Indeks berada di level 47,4 poin melorot dibandingkan dengan posisi pada Maret sebesar 49,1 poin. Sementara itu indeks serupa di China berada di posisi 49,1 poin.

Di Belanda, PM Rutte menyatakan mundur dari jaatan setelah salah satu parpol pendukung koalisi minoritas kabinetnya mencabut dukungan. Ratu Beatrix akan mempertimbangkan pengunduran diri tersebut.

Adapun bursa di beberapa negara Eropa lain seperti indeks AEX Belanda turun 2,6 persen, terendah pada tahun ini. CAC 40 di bursa Paris turun 2,8 persen. Indeks FTSE 100 di bursa Inggris tumbang 1,9 persen. Sementara indeks DAX di Jerman turun 3,4 persen. Adapun bursa Swedia (Indeks OMX) tumbang 4,6 persen, koreksi tertajam sejak September.

Saham-saham unggulan Eropa seperti Daimler AG turun 4,2 persen. BMW AG turun 4,1 persen menjadi 67 euro. Renault SA merosot 5,1% menjadi 33,70 euro. Begitu pula dengan Deutsche Bank AG turun 4,4 persen menjadi 32,98 euro. Credit Agricole SA drop 4,5 persen.

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Politik_dan_Data_Ekonomi_Makro_Bikin_Loyo_Bursa_Eropa&level2=newsandopinion&id=1250788&img=level1_topnews_2&urlImage=Bursa%20Eropa.jpg