Jelang Debut di Bursa Saham, Laba Facebook Melorot

Ipotnews – Situs jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook Inc, melaporkan penurunan laba pada kuartal pertama sebesar 12 persen, disebabkan membengkaknya anggaran operasional, yang hampir mencapai dua kali lipat.

Raksasa teknologi yang berbasis di Menlo Park, California, Amerika Serikat itu, seperti dilansir laman Bloomberg, Selasa (24/4), mengatakan laba bersihnya anjlok menjadi 205 juta dollar AS.

Sedangkan penjualannya, kendati naik 45 persen menjadi 1,06 miliar dollar AS, namun masih di bawah catatan kuartal sebelumnya, yakni peningkatan 55 persen.

Dalam laporannya kepada regulator bursa saham, Facebook mengatakan pendapatan secara year-on-year meningkat, namun untuk kuartalan melorot sekitar enam persen.

Torehan Facebook kali ini berada di bawah proyeksi tracker industri eMarketer, yang menurunkan estimasi atas total pendapatan iklan perusahaan tersebut pada tahun ini menjadi 5,06 miliar dollar AS.

Kepala analis eMarketer, Debra Aho Williamson, menggambarkan awal tahun ini sebagai “kuartal transisi” bagi Facebook, yang hanya meluncurkan layanan iklan baru dan melakukan investasi dalam penawaran mobile (ponsel). “Tahun lalu, Facebook melampaui Yahoo! untuk menjadi penjual iklan display teratas di Amerika Serikat,” kata eMarketer.

Sepanjang periode Januari-Maret, jumlah pengguna Facebook juga meningkat menjadi 901 juta, menurut dokumen yang disampaikan kepada Badan Pengawas Pasar Modal AS (US Securities and Exchange Commission/SEC) untuk memperbarui pendapatan dan angka pengguna.

Saat debut pertamanya di pasar modal, bulan depan, Facebook diperkirakan bakal bikin heboh. Saham perusahaan ini akan diperdagangkan dengan kode “FB” di Bursa Nasdaq.

Februari, Facebook mengajukan untuk go public dan berharap bisa memperoleh dana sebesar sepuluh miliar dolar AS, pencapaian terbesar yang pernah dilakukan perusahaan Internet di Wall Street.

Dokumen yang diajukan untuk penawaran umum perdana (IPO) menyediakan sekilas rincian keuangan dari raksasa Web yang diluncurkan delapan tahun lalu oleh Mark Zuckerberg dari kamarnya di asrama Universitas Harvard itu.

Facebook, yang memindahkan kegiatan operasinya ke bekas kampus Sun Microsystems di California, Menlo Park, melaporkan laba bersih sebesar 668 juta dollar AS pada 2011.

Sepanjang tahun lalu, pendapatannya naik hampir dua kali lipat menjadi 3,7 miliar dollar AS, dengan sebagian besar berasal dari iklan bertarget yang diperoleh dari informasi pribadi yang dibagi oleh ratusan juta pengguna platform.

Facebook tercatat sebagai jejaring sosial terkemuka di semua negara, kecuali enam negara, terutama China dan Rusia. Nilainya diperkirakan mencapai 75 miliar dollar AS hingga seratus miliar dollar AS.

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Jelang_Debut_di_Bursa_Saham__Laba_Facebook_Melorot&level2=newsandopinion&id=1250803&img=level1_topnews_3&urlImage=facebook-bloomberg.jpg