Diterpa Isu Downgrade Belanda Bursa AS Menyerah, Dow Jones Turun 102 Poin

Ipotnews—Ketidakpastian politik di Perancis serta kekhawatiran Belanda terseret krisis utang Eropa membuat pergerakan naik bursa AS terhambat. Seperti halnya bursa global, aksi jual juga melanda bursa saham AS.

Indeks S&P 500 ditutup turun 0,8 persen pada market closing Rabu (24/4) dinihari.  The Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 102,09 poin (-0,8%) ke level 12.927,17 poin. The Russell 2000 Indeks turun 1,5% ke posisi 791,85 poin.

Di mata CEO Pacific Investment Management Co Mohamed El Erian, pasar merealisasikan kekacauan politik nasional Eropa yang memperburuk kondisi finansial dan ekonomi Eropa yang kompleks.

Pasar saham global dari Hong Kong sampai Paris dan Sao Paulo tumbang. Hal ini terjadi setelah PM Belanda kehilangan ruang manuver setelah lobi tentang anggaran dengan Freedom Party yang dipimpin Geert Wilders’s   berakhir buntu sehingga memicu keraguan Belanda sanggup mempertahankan predikat rating AAA-nya. Presiden Perancis Sarkozy dan penantangnya Francois Hollande akan bertarung memperebutkan posisi Presiden pada putaran kedua pemilu Perancis.

Selain faktor politik tersebut, para investor bursa global juga mencemaskan data ekonomi manufaktur zona Eropa yang melemah serta pelemahan yang sama di China dalam 6 bulan terakhir. Pelemahan bursa AS hari ini memangkas laju kenaikan indeks S&P 500 tahun ini yang sudah sebesar 8,7 persen.

Semua sektor saham dalam indeks S&P 500 terkoreksi turun. The Morgan Stanley Cyclical Index turun 1 persen. The Dow Jones Transportation Average  turun 0,9 persen.

Harga saham Bank of America turun 2,2 persen. Citigroup Inc melemah 1,9 persen menjadi 33,25 dolar AS per saham. Saham komoditi juga jatuh seperti Monsanto, tumbang 1,8 persen.  Apple Inc turun 0,2 persen.

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Diterpa_Isu_Downgrade_Belanda_Bursa_AS_Menyerah__Dow_Jones_Turun_102_Poin_&level2=newsandopinion&id=1250786&img=level1_topnews_1&urlImage=nyse-daylife.jpg