Kesengsem Pasar China, Lamborghini Perkenalkan SUV Mewah

Ipotnews – Lamborghini SpA memperkenalkan sport-utility vehicle (SUV) pertamanya hampir 20 tahun, guna memperluas lini kendaraan mewahnya untuk memanfaatkan tingginya permintaan dari emerging market.

Sebelumnya, kemarin, seperti dilansir laman Bloomberg, Senin (23/4), Volkswagen AG (VW) meluncurkan kendaraan SUV, Urus, di Beijing, sepekan sebelum digelarnya ajang pameran motor di ibu kota China tersebut.

Menurut Chief Executive Officer Stephan Winkelmann, Lamborghini melihat adanya potensi penjualan SUV sebanyak tiga ribu unit pada tahun ini. Namun, tambah dia, keputusan akhir untuk memproduksi mobil tersebut secara massal belum dibuat.

“Jika kita ingin memasuki segmen yang baru, kita harus mempertahankan jati diri kita, yakni tidak ada kompromi, ekstrim dan mempunyai ciri khas Italia,” papar Winkelmann.

Lamborghini mengikuti jejak Bentley Motors Limited dan Maserati milik Fiat SpA dalam memperluas supercar mereka setelah Porsche memutuskan untuk meninggalkan tradisi dengan memperkenalkan Cayenne pada 2002. Dan hasilnya terbukti efektif. Kini, pabrikan kendaraan sporty 911 itu sangat mengandalkan SUV yang menyumbang setengah dari penjualannya.

Menurut data IHS Automotive, permintaan kendaraan SUV mewah, termasuk Cayenne dan Mercedes Benz GL-Class, diperkirakan meningkat 49 persen di China menjadi 265.200 unit pada 2015, hampir tiga kali lipat penjualan global yang mencapai 18 persen.

Sementara itu, Bentley, merek kendaraan mewah lainnya milik Volkswagen, memperlihatkan mobil SUV-nya di ajang International Motor Show Jenewa, Swiss, bulan lalu. China, menurut Direktur Eksekutif Bentley, Chong Got, menjadi pasar terbesar bagi pabrikan itu pada kuartal pertama setelah mengalahkan penjualan di Amerika Serikat untuk kali pertama.

Maserati akan mulai memproduksi jeep yang berbasis SUV, yakni Kubang, pada 2013. Porsche, yang diperkirakan bakal menggandakan penjualan global menjadi 200 ribu unit hingga 208, mengandalkan China sebagai pasar terbesar bagi kendaraan sport empat pintu, Panamera, serta Cayenne. Pabrikan asal Jerman itu memperkirakan jumlah dealer di China mencapai 60 pada akhir tahun, dari 41 dealer pada saat ini. Hal itu diungkap Bernhard Maier, Direktur Penjualan Porsche kepada para wartawan di Beijing, kemarin.

Lamborghini menghentikan produksi SUV LM002, yang disebut Rambo Lambo, pada 1993 setelah gagal membuat kendaraan militer.

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Kesengsem_Pasar_China__Lamborghini_Perkenalkan_SUV_Mewah&level2=newsandopinion&id=1247144&img=level1_topnews_2&urlImage=lamborghini-bloomberg.jpg