BI Tolak Merger Bank Danamon dan DBS

Ipotnews – Bank Indonesia (BI) memastikan tidak akan menyetujui keinginan DBS Group Singapura untuk membeli saham Bank Danamon. Penolakan tersebut disebabkan oleh tak adanya rencana akuisisi dan merger tersebut dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2012 PT Bank Danamon Indonesia, Tbk [BDMN 6,250 0 (+0,0%)].

Hal ini dikemukakan Direktur Pengawasan II BI, Endang Kusulanjari dalam seminar bertajuk Implementasi Sistem Pengawasan Lembaga Keuangan Pasca Disahkannya UU Otoritas Jasa Keuangan di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (18/4). “Kami tidak menyetujui, karena kalau ada rencana strategis yang belum masuk (ke RBB) maka kami tidak bisa menyetujui,” kata Endang.

Guna menyetujui rencana pembelian saham Bank Danamon oleh DBS tersebut, kata Endang, sejauh ini langkah yang ditempuh BI memang mengarah pada informasi dari RBB 2012. “Pada rencana bisnis kedua bank tersebut, memang tidak ada rencana itu. Bahkan, kami sudah menanyakan apakah ada corporate action atau tidak, ternyata memang tidak ada,” tuturnya.

Namun sejauh ini, menurut Endang, BI tidak akan memberikan sanksi terkait dengan sikap Bank Danamon yang tidak memasukkan rencana merger dan akuisisi ke dalam RBB. “Kami belum ke arah pemberian sanksi. Pada dasarnya kalau tidak dimasukkan, tentunya tidak bisa disetujui. Tetapi, mereka masih mempunyai kesempatan untuk me-review,” ucapnya.

Endang mengatakan bahwa BI sudah memanggil pimpinan kedua bank untuk menjelaskan rencana aksi korporasi perusahaan. “Kami sudah memanggil. Mereka mengatakan mau merger, jadi kami ingin mengetahuinya juga karena panggilan ini bagian dari pengecekan informasi, ” imbuhnya. (Budi)

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=BI_Tolak_Merger_Bank_Danamon_dan_DBS&level2=newsandopinion&id=1224501&img=level1_bigtopnews_1&urlImage=bank%20danamon@businessweek.jpg