Aktivis HIV/AIDS Ditunjuk Pimpin Bank Dunia

Ipotnews – Bank Dunia (World Bank) akhirnya memilih dokter Jim Yong Kim, warga Amerika Serikat keturunan Korea, sebagai pemimpin berikutnya, dalam sebuah keputusan yang mengejutkan. Dalam pemilihan ini, untuk kali pertama calon Amerika Serikat mendapatkan penantang lain.

Dewan Direksi Bank Dunia, seperti diberitakan AFP, Selasa (17/4), memilih Kim, 52 tahun, ahli kesehatan dan pendidik Amerika Serikat, ketimbang Menteri Keuangan Nigeria, Ngozi Okonjo-Iweala, di tengah meningkatnya tekanan dari negara-negara berkembang bahwa pemberi pinjaman pembangunan besar itu perlu reorientasi di bawah salah satu dari mereka.

Kim, Presiden Ivy League, Universitas Dartmouth College, akan menggantikan Robert Zoellick, mantan diplomat Amerika Serikat yang mengakhiri masa jabatan lima tahunnya Juni.

Direksi Bank Dunia menyampaikan penghargaan yang mendalam untuk Kim, Okonjo-Iweala dan calon ketiga, ekonom Kolombia, Jose Antonio Ocampo, yang menarik diri dari pemilihan pekan lalu. “Mereka para kandidat yang memperkaya diskusi tentang peran presiden dan arah masa depan Kelompok Bank Dunia,” demikian pernyataan lembaga yang didirikan pada 1944 itu.

“Para nominator mendapatkan dukungan dari negara anggota berbeda, yang mencerminkan kaliber tinggi dari para calon.”

Pencalonan Kim sekaligus mematahkan pola Amerika Serikat yang selalu mengusung bankir atau diplomat. Dan keputusan Barack Obama tentu sangat mengejutkan banyak pihak, karena Kim tidak begitu dikenal di luar kalangan kesehatan global, dan tidak memiliki latar belakang dalam pengembangan ekonomi.

Posisi presiden Bank Dunia sangat penting bagi banyak negara berkembang. Presiden mengawasi staf sembilan ribu ekonom dan spesialis kebijakan, serta portofolio pinjaman untuk proyek-proyek pembangunan yang mencapai 258 miliar dollar AS pada 2011.

Kim, kelahiran Korea Selatan, bukanlah seorang bankir atau ekonom. Sebaliknya, dia memiliki gelar dari Harvard dalam bidang kedokteran dan antropologi, dan catatan kuat dalam mengembangkan program untuk melawan berbagai penyakit menular seperti HIV/AIDS dan TBC di negara miskin.

Dalam pernyataan dari Lima, Peru, Senin, Kim berjanji untuk “mencari keselarasan baru dari Kelompok Bank Dunia dengan dunia yang berubah begitu cepat.”

“Di sinilah di kota kumuh di Lima, saya mempelajari bagaimana ketidakadilan dan penghinaan mungkin bersekongkol untuk menghancurkan kehidupan dan harapan orang miskin,” papar dia.

“Di sinilah saya melihat bagaimana masyarakat berjuang untuk mencapai kesejahteraan karena kurangnya infrastruktur dan pelayanan dasar. Dan di sinilah saya belajar bahwa kita bisa meraih kemenangan di atas kesulitan dengan memberdayakan masyarakat miskin dan berfokus pada hasil.”

Sementara itu, Mark Weisbrot dari Pusat Riset Ekonomi dan Kebijakan di Washington, mengatakan Kim seorang penyambut perubahan. “Bank Dunia sering cenderung memprioritaskan kepentingan perusahaan, dan secara historis Amerika Serikat telah menggunakan Bank Dunia untuk mempromosikan agenda politik serta ekonominya sendiri. Kim dapat membantu membatasi kerusakan yang terjadi di Bank Dunia, dan mengarahkan uang ke proyek positif yang meningkatkan kesehatan dan pendidikan,” ujar dia.

Presiden Bank Dunia dari masa ke masa:*

Eugene Meyer 1946 (penerbit surat kabar)

John J McCloy 1947–1949 (pengacara dan diplomat)

Eugene R Black 1949–1963 (bankir)

George Woods 1963–1968 (bankir)

Robert McNamara 1968–1981 (diplomat dan pengusaha)

Alden W Clausen 1981–1986 (pengacara dan bankir)

Barber Conable 1986–1991 (senator)

Lewis T Preston 1991–1995 (bankir)

Sir James Wolfensohn 1995–2005 (bankir)

Paul Wolfowitz 2005–2007 (diplomat)

Robert B Zoellick 2007–2012 (bankir dan diplomat)

*Semua berkewarganegaraan Amerika Serikat

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Aktivis_HIV_AIDS_Ditunjuk_Pimpin_Bank_Dunia&level2=newsandopinion&id=1221807&img=level1_topnews_4&urlImage=jim%20yong%20kim-2-daylife.jpg

Iklan