Defisit Membengkak, Kemenperin Dorong Pengusaha Mamin Masuk Ke China

Ipotnews – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan terus mendorong pengusaha khususnya di  industri makanan dan minuman untuk mencari tahu prosedur dan tata cara memasarkan produknya ke China. Upaya ini dilakukan untuk menekan defisit perdagangan Indonesia-China yang terus membengkak.

Hal tersebut diungkapkan Dirjen Kerjasama Industri Internasional Kemenperin, Agus Tjahajana mengingat kebutuhan akan produk makanan dan minuman di China sangat besar. “Karena itu kita undang produk-produk makanan kita ke China. China sendiri memerlukan (produk mamin) itu,” ujarnya dalam Seminar on Food & Beverages dengan tema Huge Demand at China Market, di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (4/4).

Menurutnya, setalah pemberlakuan pakta perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA), pengusaha nasional mempunyai kesempatan untuk memperlebar pasarnya. “Cuma pengetahuan perusahaan kita tentang pasar China masih kurang,” imbuhnya.

Agus menjelaskan, Indonesia masih kurang memanfaatkan peluang ACFTA karena kesiapan para pengusaha masih kurang. Akibatnya, pengusaha Indonesia kurang bisa menangkap peluang pasar China yang jumlah penduduknya sekitar 4 kali lipat penduduk Indonesia. “Perusahaan-perusahaan kita kurang mengerti bagaimana mengekspor ke negara-negara tertentu. Makanya kita langsung undang (para pengusaha mamin Indonesia ) ke China,” ujarnya.

Pemerintah berniat mengundang para pengusaha mamin untuk mengetahui pasar China melalui acara Food Hospitality World di China pada akhir 2012 mendatang. “Bayangkan, penduduk China sekitar 1,2 miliar, kita harus bisa menguasai pasar di sana. Sekarang ini lucu, impor mamin kita dari China malah lebih besar daripada ekspor ke China. Harusnya paling tidak kita 4 kali lipat megekspor ke China,” jelasnya.

Berdasarkan data BPS, defisit perdagangan Indonesia-China sepanjang Januari-Februari 2012 mencapai 1.460,9 juta dolar AS, dan pada tahun 2011 mencapai 3 miliar dolar. Nilai defisit perdagangan dengan China pada 2011 membengkak hampir 50% dari defisit pada 2010 yang mencapai USD 2 miliar.

Baca: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Defisit_Membengkak__Kemenperin_Dorong_Pengusaha_Mamin_Masuk_Ke_China&level2=newsandopinion&id=1192600&img=level1_topnews_1&urlImage=industri%20makanan.jpg

Iklan