Menperin: Jangan Asal Tandatangan FTA

Ipotnews--Kementerian Perindustrian menilai kerjasama Free Trade Area (FTA) perlu dicermati kembali sebelum melakukan penandatangan. Pasalnya, jika melihat kondisi perdagangan selama ini dengan beberapa negara lain mengalami defisit.

Menteri Perindustrian, MS Hidayat, mengatakan program penandatanganan FTA selama ini terlalu cepat dilakukan. Sekarang ini terdapat 5 negara yang sudah tergabung dalam perdagangan bebas dengan Indonesia. Kelima negara dalam FTA tersebut di antaranya, dengan Amerika Serikat, Jepang, China, CER, Korea Selatan dan India.

Dia menyatakan, ada beberapa negara lagi yang sudah terdaftar dalam agenda kerja sama FTA yang akan dijalin oleh Indonesia, yakni Australi, New Zealand dan Eropa. Namun perlu diperhatikan, lanjutnya, selama ini neraca perdagangan dengan Australia juga diketahui mengalami defisit.

Selengkapnya: http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Menperin__Jangan_Asal_Tandatangan_FTA&level2=newsandopinion&id=767203&img=level1_topnews_3&urlImage=MSHidayatROK.jpg